Profil Didier Drogba Sang Kebanggaan Pantai Gading

profil didier drogba

Didier Drogba adalah mantan pemain sepakbola asal Pantai Gading. Salah satu periode kejayaannya adalah saat ia menjadi salah satu penyerang klub sepakbola Chelsea. Selama karirnya, Drogba berperan sebagai striker dan juga kapten dari tim nasional Pantai Gading. Ia adalah salah satu pemain yang digemari penggemar bola. Simak artikel berikut untuk membaca profil Didier Drogba selengkapnya.

Masa Kecil dan Awal Mula Karir Drogba

Drogba lahir di Pantai Gading pada 11 Maret 1978. Saat ia berumur 5 tahun, ia dikirim oleh orang tuanya untuk tinggal bersama pamannya di Perancis. Masa kecilnya cukup mengalami kesulitan, karena kedua orang tua yang kehilangan pekerjaannya. Drogba pun akhirnya harus kembali hidup dengan pamannya sampai ia berumur 15 tahun.

Ketertarikannya bermain sepakbola diawali pada masa remajanya. Saat ia sudah bisa kembali tinggal dengan orang tuanya, Drogba mulai dikenal rutin bermain sepakbola di jalanan. Ia mengikuti klub pemuda bernama Levallois dan mulai tenar di lingkungannya. Inilah awal mula berkembangnya profil Didier Drogba sebagai seorang pemain sepakbola.

Karir Drogba dimulai cukup terlambat. Ia baru bermain secara profesional saat ia berusia 21 tahun. Pada saat itu, ia bergabung dengan klub sepakbola Le Mans yang berada pada Ligue 2 di Perancis. Usaha Drogba membuahkan hasil dan ia pun dipromosikan kepada Klub Ligue 1 yaitu Guingamp. Pada tahun 2003, Drogba kembali berpindah klub dan membela Klub Marseille. 

Meraih Kesuksesan Bersama Chelsea 

Didier Drogba bergabung dengan klub besar Inggris, Chelsea, pada tahun 2004. Awal mula karirnya tidak berjalan dengan spesial. Pada dua musim pertamanya di Chelsea, ia hanya menyumbangkan sebanyak 16 gol. Hal ini tidak cukup bagi Drogba yang saat itu tidak tergolong muda lagi usianya. Namun hal ini tidak membuatnya patah semangat.

Pada musim ketiganya, Drogba mulai menemukan momentumnya dan mencetak sebanyak 33 gol bagi The Blues. Tahun itu pula, Drogba dinamakan Ivorian Player of the Year oleh negara asalnya. Drogba menghabiskan 9 tahun di Chelsea, yaitu 8 tahun berturut-turut dan 1 tahun kontrak pada tahun 2014. Selama karirnya, Drogba telah menyumbangkan 157 gol dalam 341 permainan bagi The Blues Chelsea.

Tidak hanya gol, Drogba juga pernah menjuarai Liga Champions pada tahun 2012 bersama Chelsea. Selain itu, ia juga turut menyumbang 4 trofi English Premier League. Atas jasanya, Drogba dipilih fans sebagai Chelsea’s Team of the Decade pada tahun 2020 ini. Ia juga pernah dinobatkan sebagai African Player of the Year pada tahun 2006 dan 2009.

Hingga saat ini, Drogba masih menjadi salah satu pemain yang populer di kalangan penggemar sepakbola. Meski sudah pensiun, ia masih masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak keempat di Chelsea FC. Drogba juga merupakan mantan kapten dan pencetak gol terbanyak bagi tim nasional Pantai Gading. 

Masa Pensiun dan Legenda Sepakbola

Pada tahun-tahun terakhir karir sepakbolanya, Didier Drogba beberapa kali pindah klub. Ia pernah membela Shanghai Shenhua, Galatasaray, dan Montreal Impact. Drogba mengakhiri karirnya bersama klub Amerika Phoenix Rising di tahun 2018 pada usia 40 tahun. Pemain Pantai Gading ini juga merupakan pemilik saham dari klub tersebut. 

Seusai mengumumkan pensiunnya, Drogba masih diingat sebagai salah satu striker terhebat sepanjang masa. Profil Didier Drogba dianggap sangat inspiratif karena ia memulai karirnya cukup terlambat dibandingkan pemain lain. Namun, hal ini tidak menghambatnya dalam meraih kesuksesan. Sampai sekarang, Didier Drogba masih dicintai para penggemar sepakbola dan selalu diingat sebagai salah satu pemain terbaik pada masanya. 

 

READ  Profil Syamsir Alam Pemain Sepak Bola Muda Berbakat, Kini Terjun di Dunia Hiburan

About the author: Biru Ilalang

Related Posts